Rabu, 26 April 2017

PENGARUH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI TERHADAP LINGKUNGAN SEKOLAH ANAK



PENGARUH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI TERHADAP LINGKUNGAN SEKOLAH ANAK




Disusun Oleh:
 Nama        : Noviandra Puta
Kelas         : 3ID03
NPM          : 38414062






FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2017



BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
            Pada awalnya, teknologi memang diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia. Namun seiring perkembangannya, siap atau pun tidak siap kita akan dihadapkan pada beberapa dampak negatif dari teknologi itu sendiri. Tentu kita tidak mengesampingkan berbagai manfaat yang dapat kita rasakan dari perkembangan teknologi dalam kehidupan kita. Perkembangan dan kebebasan media massa adalah tolak ukur kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
 Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ini memberikan berbagai banyak kemajuan teknologi yang memungkinkan anak-anak usia sekolah memperoleh fasilitas yang serba canggih. Anak-anak sekarang sejak dini sudah mengenal HP,Camera dan berbagai peralatan yang sangat jauh dengan jaman dahulu. Kemajuan yang demikian cepat juga ditengarai membawa dampak negatif seperti tersedianya informasi negatif melalui media masa dengan teknologi yang sulit untuk dihindari.
Kemajuan teknologi seharusnya memang memberikan dampak positif terhadap perkembanga anak sekolah, tetapi tidak dapat dipungkiri akhir-akhir ini malah perkembangan teknologi itulah yang membawa dampak negative yang paling besar. Diharapkan dengan pemahaman terhadap teknologi yang benar, anak sekolah khususnya dapat memamfaatkan teknologi dengan baik.

1.2       Rumusan Masalah
         Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan anak?
2. Bagaimana dampak positif dari Perkembangan Teknologi Terhadap Pelajar?
3. Bagaimana dampak negatif dari Perkembangan Teknologi Terhadap Pelajar?

1.3       Tujuan Penulisan
            Berikut merupakan tujuan penulisan ini :
1. Untuk menjelaskan definisi teknologi menurut para ahli.
2. Untuk menjelaskan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan anak sekolah.
3. Untuk menjelaskan positif teknologi terhadap dunia pendidikan anak sekolah.
4. Untuk menjelaskanpengaruh negatif teknologi terhadap dunia pendidikan anak sekolah.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Perkembangan IPTEK Menurut Ahli
 Berbagai kenyataan modernitas dan ketersediaan IPTEK faktanya tidak sulit bahkan setiap hari disediakan baik oleh keluarga, masyarakat dan juga dunia informasi. Maraknya dunia periklanan memaksa informasi beredar lebih mudah, lebih bebas dan juga lebih merangsang rasa ingin tahu, rasa ingin mencoba sebagai akibat publikasi yang memang dirancang baik oleh para ahli komunikasi dengan biaya yang mahal dan dengan dampak meluas dan mendalam.
            Jacob T (2006:35) mengatakan berorientasi pengajaran sebaiknya ditujukan pada : Penguasaan bidang disiplin yang menjadi dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi, penguasaan penyajian materi ilmu pengetahuan dan tekologi, dan penguasaan cara belajar yang tepat, sedangkan orientasi pendidikan ditujukan pada pembinaan sikap ilmiah, budi pekerti, sopan santun,Moral dan kepribadian.
Sehubungan dengan hal tersebut,guru mempunyai peranan penting dalam memilih dan menggunakan media yang canggih tersebut agar pengaruh negatifnya tidak sampai kepada siswa. Guru sebagai tenaga profesional dibidang pendidikan, disamping harus memahami hal-hal yang sifatnya teknis, terutama mengelola dan melaksanakan pembelajaran.
Sudirman (2001:61) mengatakan "guru paling tidak harus memiliki dua modal dasar yaitu kemampuan mendesain program dan keterampilan mengkomunikasikan program itu kepada anak didik dalam mengelola interaksi belajar mengajar" Kemampuan mengelola dan melaksanakan pembelajaran harus dimiliki guru untuk peserta didik. Sebagai konsekuensi guru harus mampu melaksanakan program pembelajaran.
Tidak bisa di pungkiri bahwa teknologi pendidikan adalah pengembangan, penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk menunjang proses belajar Siswa. Syaiful Bahri Djamarah (2006:10) mengemukakan bahwa belajar adalah proses perubahan tingkah laku berkat pengalaman dan latihan. Artinya, tujuan kegiatan adalah perubahan tingkah laku, baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap, bahkan meliputi segenap aspek organisme atau pribadi. Teknologi pendidikan merupakan pemikiran yang sitematis tentang pendidikan, yang akan dilakukan,yang dapat dilakukan dengan alat-alat komunikasi modern.
Menurut Iskandar Alisyahbana Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne “ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.

2.1       Perkembangan IPTEK dalam Dunia Pendidikan
            Menghadapi abad ke-21, UNESCO melalui “The International Commission on Education for the Twenty First Century” merekomendasikan Pendidikan yang berkelanjutan (seumur hidup) yang dilaksanakan berdasarkan empat pilar proses pembelajaran, yaitu  : Learning to know (belajar untuk menguasai pengetahuan), learning to do (belajar untuk mengetahui keterampilan), learning to be (belajar untuk mengembangkan diri), dan  Learningto live together (belajar untuk hidup bermasyarakat), untuk dapat mewujudkan empat pilar pendidikan di era globalisasi informasi sekarang ini, para guru sebagai agen pembelajaran perlu menguasai dan menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran.
Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran Maya, yaitu proses pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin populer saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media Teknologi Komunikasi dan Informasi khususnya Internet. Menurut Rosenberg (2001), e-learning merupakan satu penggunaan Tekonologi Internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang berlandaskan tiga kriteria, yaitu:
1.  E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau Informasi,
2. Pengiriman sampai kepengguna terakhir melalui komputer  dengan menggunakan teknologi Internet yang standar,
3.  Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional.
Robin Paul Ajjelo juga mngemukakan secara ilustratif bahwa di masa-masa mendatang isi tas anak sekolah bukan lagi buku-buku dan alat tulis seperti sekarang ini, akan tetapi berupa:
1.  Komputer notebook dengan akses internet tanpa kabel, yang bermuatan materi-materi belajar yang berupa bahan bacaan, materi untuk dilihat atau di dengar, dan dilengkapi dengan kamera digital serta perekam suara.
2. Jam tangan yang dilengkapi dengan data pribadi, uang elektronik, kode security untuk masuk rumah, kalkulator dan sebagainya.
3. Videophone bentuk saku dengan perangkat lunak, akses internet, permainan, musik, dan TV.
4. Alat-alat musik.
            Namun demikian, dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak boleh lupa bahwa Teknologi itu tidak hanya mendatangkan manfaat positif, melainkan juga akan dapat mendatangkan dampak negatif, inilah yang harus tetap kita waspadai. Mengingat saat sekarang ini sering kita jumpai dimana-mana banyak para pelajar dan mahasiswa yang sering menggunakan fasilitas Teknologi tidak sesuai dengan yang diharapkan, sehingga hal ini dapat mendatangkan dampak yang negative.

2.3       Dampak Positif IPTEK terhadap Lingkungan Pendidikan Anak
            Lingkungan pendidikan anak usia sekolah saat ini, tidak akan terlepas dari pengaruh perkembangan IPTEK. Pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah saat ini dapat dipermudah dengan menggunakan teknologi modern. Tetapi, berbagai dampak negative juga sering muncul seirng perkembangan teknologi yang pesat saat ini. Berikut merupakan beberapa dampak positif perkembangan IPTEK terhadap lingkungan belajar anak sekolah :
1.
 Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru  dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan Teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan Teknologi bisa dibuat abstrak, dan dapat dipahami secara mudah oleh siswa.
2.   Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Selama ini, proses pembelajaran yang kita kenal yaitu adanya pembelajaran yang disampaikan hanya dengan tatap muka langsung, namun dengan adanya kemajuan teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga  menggunakan jasa pos Internet dan lain-lain.
3.  Munculnya Media Massa, khususnya Media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan. Seperti jaringan Internet, Lab. Komputer Sekolah dan lain-lain. Dampak dari hal ini yaitu guru bukanlah satu-satunya sumber ilmu pengetahuan, sehingga siswa dalam belajar tidak perlu terlalu terpaku terhadap Informasi yang diajarkan oleh guru, tetapi juga bisa mengakses materi pelajaran langsung dari Internet.
4.  Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemamfaatan teknologi. Setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk dikerjakan, yaitu dengan menggunakan media teknologi, seperti Komputer, yang dapat mengolah data dengan memamfaatkan berbagai program yang telah di installkan.
5. Pemenuhan  kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat. Perkembangan teknologi semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu yang singkat. Khususnya dalam kegiatan pembelajaran, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari perkembangan IPTEK, yaitu  :
                a. Pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik.
                b. Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit / Kompleks.
                c. Mempercepat proses yang lama.
                d. Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi.
                e. Menunjukkan peristiwa yang berbahaya atau diluar jangkauan.

2.4       Dampak Negative  IPTEK terhadap Lingkungan Pendidikan Anak
            Disamping dampak positif yang ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK, juga akan muncul dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan, antara lain:
1. Siswa menjadi malas belajar
Dengan adanya peralatan yang seharusnya dapat memudahkan siswa dalam belajar, seperti Laptop dengan jaringan internet, ini malah sering membuat siswa menjadi malas belajar, terkadang banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk internetan yang hanya mendatangkan kesenangan semata, seperti Facebook, Chating, Friendster dan lain-lain, yang semuanya itu tentu akan berpengaruh terhadap minat belajar siswa.
2. Terjadinya pelanggaran Asusila.
Sering kita dengar di berita-berita, dimana terjadi pelaku pelanggaran asusila dilakukan oleh seorang pelajar terhadap pelajar lainnya, seperti terjadinya tawuran antar pelajar, terjadi priseks, pemerkosaan siswi dan lain-lain.
3. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran, sehingga membuat siswa menjadi malas.
Dengan adanya fasilitas yang dapat digunakan dengan mudah dalam proses pembelajaran, ini terkadang sering membuat siswa dan mahasiswa menjadi malas dan merasa lebih dimanjakan.



BAB III
PENUTUP
 3.1 Kesimpulan        
      Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang terus, bahkan dewasa ini berlangsung dengan pesat. Perkembangan itu bukan hanya dalam hitungan tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan menit atau detik, terutama berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Pengaruhnya meluas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang lingkungan pendidikan anak. Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat ini memberikan dampak positif dan dampak negatif. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak positif dengan semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan khusunya lingkungan pendidikan dari dan ke seluruh dunia. Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan nilai, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma, aturan, dan moral kehidupan yang dianut masyarakat, khusunya lingkungan pendidikan anak sekolah. Menyikapi keadaan ini, maka peran pendidikan anak di sekolah sangat penting untuk mengembangkan dampak positif dan memperbaiki dampak negatifnya. Pendidikan tidak antipati atau alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun sebaliknya menjadi subyek atau pelopor dalam pengembangannya.



DAFTAR PUSTAKA

Ali,Muhammad (2002). Guru dalam proses belajar mengajar. Sinar Baru Algesindo : Bandung.
Arikunto Suharsimi, (2005), Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Bumi Aksara Jakarta.
Djahiri,Kosasih (1990), Teori Ketrampilan Belajar dan Mengajar Menuju Guru Inkuiri yang Reaktif Kamus besar Bahasa Indonesia (2008). Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hariningsih. 2005. Teknologi Informasi. Penerbit Graha Ilmu.
Nasution, (2005). Teknologi Pendidikan. Bumi Aksara. Jakarta.
Sadiman, Arif S. dkk (2005). Media Pendidikan. Raja Grafindo, Jakarta.
Sanjaya,Wina (2006), Strategi Pembelajaran. Kencana Jakarta.
Sudjana,nana (2001). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Sudirman dkk (2005). Ilmu Pendidikan. Rosdakarya Bandung.
Surakhmad Winarno, (2002), Pengantar penilaian Ilmiah, Dasar metode Tehnik, Tarsito, Bandung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar